Mulai Rp 300.000,- sudah Full Package

Banyak Operator Paragliding di Puncak biaya juga Murah Mulai Rp 300.000,- : Paraglidingearth di Gunung Mas Puncak,Mountnear Paragliding Center, Tandem - Indonesia paragliding Mau Pilihan Terbaik Hub masing2 operator, kami juga siap membantu...

Konvoi sesama Rider dari Jakarta

Memang Puncak dekat banget dengan jakarta, cukup dengan kendaraan bermotor atau naik mobil pribadi... Fresh n Fun @ Puncak Cipanas

Kolam Renang di Daerah Dingin..BBRRRrrr

Walau Dingin sampai Tulang banyak CUstomer tetap menginginkan untuk ada kolam renang, padahal cuma dilihat aja. Mau Masuk ke air takuuuttttt....

Flying FOx... Coba Deh Adu Nyalimu

Banyak Tempat menyediakan Jasa Outbound Fullboard ataupun hanya Jasa Outbound... hmmm menarik juga

Sejukkan Hati dan Refresh

Jauhkan diri dari Rutinitas kerjaan.. Lets Retreat...

Friday, March 28, 2014

Taman Ria Langen Tirto Muncul





Langen Tirto Muncul adalah sebuah kawasan wisata alam yang terpadu dengan wisata pendidikan. Kawasan wisata Langen Tirto Muncul berada di desa Rowo Boni, Kecamatan Banyubiru. Desa ini terletak sejauh kurang lebih 8 km dari kota Ambarawa. Obyek wisata ini juga dapat dicapai dari kota Salatiga kira-kira dengan jarak 7 km. Pengunjung yang datang ke tempat ini akan langsung merasakan sejuknya hawa pegunungan, karena secara geografis, kawasan wisata ini terletak di lereng gunung Gajah Mungkur. Dalam kawasan wisata Langen Tirto Muncul terdapat banyak daya tarik wisata, contohnya kolam pancing, rumah makan, kebun binatang mini, tempat bermain anak-anak dan juga lapangan golf.

Tak jauh dari taman ria Langen Tirto Muncul, tepatnya di sebelah utara, terdapat Pemandian Muncul. Pemandian ini berbentuk kolam renang, yang sumber airnya muncul dari mata air di dasar kolam, oleh karena itu kolam renang ini disebut Pemandian Muncul. Disini pengunjung akan menemui 2 buah kolam berukuran cukup besar dengan airnya yang dingin khas daerah pegunungan. Walaupun tak dilengkapi dengan wahana permainan air seperti “waterboom” yang kian laris akhir-akhir ini, pengunjung tetap ramai mendatangi tempat ini. Harga tiket yang murah mungkin menjadi salah satu faktornya. Bayangkan saja, dengan 3.500 rupiah pada hari biasa dan hanya 5.000 rupiah pada hari libur anda dapat memasuki tempat ini dan menikmati sejuknya air dan udara yang bersih disini.

TAMAN RIA LANGEN TIRTO MUNCUL
  • Lokasi : Desa Rowo Bone, Kec. Banyubiru
  • Jarak tempuh :
    • Langen Tirto - Kota Salatiga : 7 km
    • Langen Tirto - Kota Ambarawa : 8 km
    • terletak di lereng gunung Gajah Mungkur
  • Daya Tarik :
    • Wisata Alam: Wisata alam yang dipadukan dengan wisata pendidikan.
    • Kolam Pancing, Rumah Makan, Kebun binatang mini
    • Lapangan Golf
  • Daya Dukung Wisata :
    • Tempat bermain anak-anak, Hawa sejuk
    • Transportasi mudah

Taman ria Langen Tirto Muncul merupakan taman rekreasi yang terletak Kecamatan Banyubiru atau di sebelah selatan Pemandian Muncul, terdapat beberapa attraksi wisata di tempat ini seperti taman bermain anak, kolam pemancingan dan kebun binatang mini dengan berbagai koleksi binatangnya.
Taman Ria Langen Tirto Muncul is such a recreation park in Banyubiru  sub-district, located exactly at the south side on MUncul's natural swimming pool. in langen Tirto Muncul there is a fishing area, a restaurant, water play ground and a mini zoo.




Pintu Masuk Obyek Wisata Pendidikan Langen Tirto Muncul Kabupaten Semarang
Langen Tirto Muncul adalah salah satu wisata alam yang dipadukan dengan Wisata Pendidikan di Kabupaten Semarang. Tempatnya berada tidak jauh dari Taman Rekreasi Rawa Permai Tuntang dan Pasar Kriya Jawa Tengah. Jadi selain mengunjungi 2 tempat wisata tersebut wisatawan juga akan dengan mudah mengunjungi Taman Wisata Pendidikan Langen Tirto Muncul ini. Apalagi yang wisatawan yang datang dari Semarang dan sekitarnya bisa sekalian mampir ke tempat wisata lainnya seperti Pemandian Muncul, Bukit Cinta, Museum Kereta Api Ambarawa dan Monumen Palagan Ambarawa saat menempuh perjalanan pulang.

Ruang Pendidikan di taman wisata Langen Tirto Muncul. Tutup, mungkin buka disaat hari Minggu atau Libur Nasional
Sepeda Air
Jika cuaca sedang cerah tempat wisata yang tidak terlalu luas ini akan terlihat indah dan mempesona, perpaduan wisata alam, kolam pemancingan dan rumah makan serta wisata pendidikan menjadi daya tarik tersendiri yang sayang sekali untuk dilewatkan. Sayang saat Kami tim Semarang Plus saat berkunjung di tempat wisata ini sedang diguyur hujan jadi hasil foto-foto pemandangan yang kami peroleh kurang begitu sempurna.

Kolam Pancing di Langen Tirto Muncul
Lokasi taman wisata Langen Tirto Muncul terletak di Desa Rowo Bone Kecamatan Banyu Biru. Terletak di lereng gunung Gajah Mungkur. Jarak tempuh dari kota Salatiga hanya 7 KM dan 8 KM dari kota Ambarawa.

Lukisan di pepohonan
Harga tiket masuk di Langen Tirto Muncul juga sangat murah yakni Rp, 3000,-. Disamping menjadi wisata alam dan wisata pendidikan, wahana permainan untuk anak-anak juga tersedia di tempat wisata ini seperti : Kereta mini, sepeda air, ATV dan lain-lain.

Harga tiket masuk obyek wisata Langen Tirto Muncul

Thursday, March 27, 2014

Wisata Alam di lereng Gunung Ungaran : Curug Benowo




Curug Benowo terletak di Lereng Gunung Ungaran, Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Curug dalam Bahasa Jawa berarti Air Terjun. Eksotisme Curug Benowo ini mungkin sulit unutk dicapai orang kebanyakan, karena tempatnya benar benar alami, jalannya setapak, naik turun, mungkin hanya direkomendasikan pada para pecinta alam atau mereka yang suka tantangan, tidak untuk kebanyakan orang apalagi rekreasi keluarga. Dibalik capeknya medan menuju lokasi akan terbayar oleh keindahan pesona alam curug Benowo ini dan Pemandangan Air Terjun yang Eksotis. Di dekat Curug Benowo ini juga terdapat curug lainnya, yaitu Curug Lawe yang tak kalah indahnya.
Bagaimana cara menuju ke Curug Benowo? Dari Alun Alun Ungaran ke arah Mapagan (Jalan ke arah gunungpati), setelah menemukan gapura “Selamat datang Kampus Di Sekaran Gunungpati” maju lagi sekitar 1.700m, di sisi kanan jalan ada Makam Darul Mukminin Siplaosan Sumurgunung belok kiri masuk ke Jalan Dukuh Sumur Gunung, Terus saja sampai pada koordinat 7, 8′ 31.67LS 110, 21′ 36.82BT (google map coordinate: -7.14213, 110.36022) Pada koordinat ini adalah posko, dimana kendaraan atau mobil diparkir untuk melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Dari posko ini perjalanan harus ditempuh dengan jalan kaki selama kurang lebih 2 jam melalui jalan lumayan berat medannya. Namanya juga wisata alam, nuansanya benar benar alami, jalan yang minim namun pemandangan sekitar sangat luar biasa indah. Jika kesulitan bisa minta panduan penduduk setempat.


Wisata Agro Sodong Mijen dan Curug Sigandul







AGROWISATA SODONG

Kawasan Wisata Agro Sodong terletak di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Mijen, Jawa Tengah yang mempunyai luas sampai mencapai 152,157 hektar. Banyak pemandangan spot yang menarik di kawasan Agro Wisata Sondong ini. Di lihat dari Dukuh Sondong / Pintu Gerbang Tambangan, wisatawan dapat menyasikan hamparan persawahan yang luas dengan teraseringya yang di latar belakangi oleh Gunung Ungaran serta nuansa pedesaan yang alami. Sedangkan jika di lihat dari open Theatre Dukuh Gilisari maka akan terlihat hijaunya hutan jati dan karet.
AGROWISATA SODONG Wijen Semarang
Di Obyek Wisata Indonesia, Agrowisata Sodong sini anda akan menjumpai kawasan pedesaan yang penduduknya ramah – ramah dengan nuansa yang masih alami dengan pohon – pohon besar yang ada di setiap pingir jalan membuat udara sejuk dan segar nuansa perkampungan juga masih sangat kental dengan banyknya warga yang masih gotong royong saat pembuatan rumah saat mau panen membuat dan saling menghargai antar warga. Anda juga dapat menjumpai petani karet yang setiap hari mengambil hasil getah yang ada di pohon karet.

Sepuluh tahun silam, Sodong, sebuah dukuh di Kelurahan Purwosari, Mijen, Kota Semarang dipilih sebagai lokus pengembangan daerah pinggiran. Lantas lahirlah gagasan Agrowisata Sodong yang dituangkan dalam masterplan dan detail engineering design pada 1996. Namun sepuluh tahun berlalu, proyek itu tak kunjung terwujud. Ke mana sesungguhnya kebijakan pariwisata Pemkot saat ini? Masihkah Sodong akan dilirik untuk kembali dipercantik? Wartawan Suara Merdeka, Ninik Damiyati menelusuri kembali proyek yang disebut-sebut terinspirasi oleh The Big Pineapple City di Brisbane, Australia itu dalam tulisan berikut.

KELURAHAN Purwosari, Kecamatan Mijen, terletak sekitar 25 km dari pusat Kota Semarang. Dari jalan raya Semarang-Boja, sebuah monumen berbentuk dandang setinggi 7 meter tampak mencolok, menggoda siapa pun yang lewat untuk mengamatinya.
Sejumlah warga mengatakan, Monumen Sidandang disitir dari nama mata air (tuk) Sidandang yang mengalir tak jauh dari tempat itu. Selain tuk Si Dandang, Purwosari dialiri Tuk Si Upas, Tuk Si Kalong, Tuk Si Maron, dan Tuk Jatiombo.
Tak jauh dari monumen itu, sebuah ruang mirip kantor tampak tak terurus. Tepat di depannya, sebuah papan bertuliskan "Kantor Pengelola Obyek Wisata Agro Sodong" menjadi tengara bahwa tempat itu merupakan objek wisata.
Namun siapa pun yang berkunjung ke tempat itu pasti akan kecewa lantaran tak ada satu pun fasilitas agrowisata yang dapat dinikmati.

Seorang warga mengatakan, Monumen Sidandang dibangun sekitar 1995. Tak lama berselang, pemerintah mengaspal jalan menuju kampung. Namun sejak terjadi krisis ekonomi, pembangunan tiba-tiba terhenti. Seiring dengan bergulirnya waktu, pengembangan agrowisata seluas 152.570 hektare itu pun nyaris tak terdengar lagi kabarnya.
Sungguhkah Sodong tak pernah punya ''apa-apa''? ''Kalau mau melihat-lihat kebun anggrek, silakan ke Sodong saja,'' kata Dulmari, salah seorang warga.

Memang sekitar 2 km dari Monumen Sidandang, ribuan tanaman anggrek tanah (Vanda douglas) tampak terhampar dengan latar belakang Gunung Ungaran. Soetikno dan puluhan petani lain menanam anggrek di atas lahans seluas 8 hektare, tak jauh dari monumen itu.
Selain anggrek, Kecamatan Mijen dikenal sebagai penghasil padi sekaligus produsen rambutan terbesar kedua setelah Kecamatan Gunungpati. Menurut catatan Badan Pusat Statistik Kota Semarang 2000, produksi rambutan Mijen 33.000 kuintal/tahun atau 37,39% total rambutan yang dihasilkan Kota Semarang.

Nuansa agraris itu pun terasa makin kental lewat kesenian rakyat. Lurah Purwosari, Arif Sugianto SH mengatakan, setiap Syawal warga mengadakan upacara ''besaran''. Warga juga melakukan sedekah desa dan upacara nyadran yang berpusat di petilasan Jatiombo.
Kasubid Pengembangan Kawasan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Semarang M Farchan mengatakan, gagasan Agrowisata Sodong sebenarnya tak lepas dari konsep pengembangan wilayah pinggiran.

Potensi Agro
Mirip The Big Pineapple City di Brisbane, Australia yang kaya akan buah nanas, Sodong memiliki potensi agro seperti durian, anggrek, dan rambutan. ''Studi yang dilakukan Pemkot bersama Pemprov Jateng, Undip, dan Australia awal 1990-an menunjukkan bahwa Sodong layak dijadikan kawasan agrowisata,'' katanya.

Namun, hasil studi itu seakan menguap begitu saja sejak krisis moneter. Meski dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Semarang 2000-2010 Purwosari ditetapkan sebagai kawasan agrowisata, tempat itu belum juga mendapat prioritas utama.
Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Dra Ayu Entys S MT MM mengemukakan, saat ini belum ada konsep khusus untuk Agrowisata Sodong. Bersama Dinas Pariwisata dan Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemberdayaan BUMD, dan Aset Daerah, pihaknya sedang mengkaji ulang rencana pembangunan agrowisata itu.

''Konsep khusus Agrowisata Sodong belum ada. Saat ini prioritas justru ada di Mangkang, termasuk kebun binatang dan budi daya tanaman mangga,'' ujar Ayu.
Begitu pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Drs Agus Sudarmadji MM, buru-buru menegaskan, setiap perencanaan tidak selalu dapat direalisasikan jika kondisinya tidak memungkinkan. Kawasan Sodong, kata Agus, tidak memiliki jejaring sehingga sulit dikembangkan. Potensi agro, kata dia, juga tidak cukup signifikan untuk dijual kepada wisatawan.

Alih-alih mengembangkan agrowisata, Agus kini justru berkonsentrasi penuh mengembangkan wisata di dekat kota, seperti wisata belanja, Taman Lele, Taman Margaraya, dan Kebun Binatang. ''Meski belum ada penelitian khusus, ada hipotesis bahwa wisata yang cocok dikembangkan di Kota Semarang adalah wisata belanja. Sebaliknya, Agrowisata Sodong sulit diwujudkan.''
Sejumlah kalangan menyayangkan ketidakjelasan dan menganggap Pemkot kurang serius mengelola Sodong. Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia Jateng Imam Kamal menyatakan sudah saatnya Pemkot memfasilitasi para investor yang ingin mengelola agrowisata Sodong.

Sejauh ini, kata dia, belum ada langkah signifikan Pemkot untuk menggandeng para pelaku usaha. Sementara itu, anggota Fraksi Gabungan DPRD Kota Semarang, AY Sujianto SAg mengatakan, Pemkot seharusnya konsisten melaksanakan RDTRK 2000-2010.
Namun sejauh ini tidak ada kejelasan apakah ingatan akan Sodong bakal kembali dikuak. Pengamat pariwisata Unika Soegijapranata A Haryo Perwito SE MATRM mengatakan, komitmen Pemkot untuk mengembangkan Agrowisata Sodong patut dipertanyakan. Pertanyaan itu pula yang kini menggantung di benak warga Kelurahan Purwosari. Akankah Sodong kembali dilirik?

sumber : suara merdeka

Kegiatan Anak Batang Mbolang Ke Curug Sigandul, Sodong - Dokumen Anak Batang Rekreasi Alam ke Curug Sigandul, Sodong
Desa Sodong memiliki obyek wisata unggulan yaitu Curug Sigandul. Curug Sigandul adalah air terjun pegunungan yang memiliki keindahan tersendiri. Keindahan curug yang masih alami dan udara yang masih segar, banyak mengundang wisatawan untuk mengunjungi tempat ini. Dengan berjalan kaki sejauh ± 500 m dari lahan parkir, kita dapat menikmati indahnya Curug Sigandul.
Anak Batang Bersatu mencintai alam
Anak Batang Bersatu mencintai alam
Anak Batang Bersatu mencintai alam
Curug Sigandul, Sodong
Curug Sigandul, Sodong Wonotunggal Kab Batang
Batu Besar di Curug Sigandul, Sodong
Batu Besar di Curug Sigandul, Sodong
Wisata Batang Curug Sigandul Sodong
Adventure Anak Batang
Tantangan Jalur yang Perlu dilewati dalam menuju Lokasi Curug Sigandul, Sodong Wonotunggal Kab Batang Jawa Tengah Indonesia
Tanda Jalur Menuju Wisata Batang Curug Sigandul Sodong
 Tanda Jalur Menuju Wisata Batang Curug Sigandul Sodong
Pintu Masuk Curug Sodong
Demikianlah sedikit Gambar Dokumen Kegiatan Anak Batang Mbolang Ke Curug Sigandul, Sodong Wonotunggal Kab Batang Jawa Tengah Indonesia